Kamis, 06 Oktober 2016

About Public Relations



Assalamu’alaikum.
Kali ini di halaman blog saya yang kesekian kalinya, saya akan sedikit memposting sebuah artikel yang saya buat mengenai Public Relations atau kita sering menyebutnya dengan Humas( Hubungan Masyarakat). Terlebih karena saya adalah seorang mahasiswi aktif Jurusan Ilmu Komunikasi Prodi Humas, maka sedikit banyaknya saya akan men-share apa yang sudah saya pelajari dan apa yang saya ketahui dari selama masa perkuliahan saya. Untuk permulaan saya akan sedikit menshare mengenai, sejarah, pengertian, fungsi juga ruang lingkup yang ada dalam kehumasan ya. Kalau begitu mari kita mulai penjelasannya dibawah ini.

Di halaman blog saya yang diposting minggu lalu sedikitnya saya sudah menggambarkan secara umum mengenai apa itu Humas. Humas pertama kali dikenal di Indonesia menurut Onong Uchjana Effendy dalam bukunya Hubungan Masyarakat suatu Studi Komunikologis yakni pada tahun 1950-an setelah adanya kedaulatan Indonesia yang diakui oleh Kerajaan Belanda yakni pada tanggal 27 Desember 1949. Sebenarnya perkembangan Humas itu sendiri sudah ada sejak lama yakni sejak perjumpaan antara Maharani Cleopatra dengan Marcus Antonius pada tahun 49 sebelum Masehi namun adapula para ahli yang menyebutkan bahwa adanya Humas atau Hubungan Masyarakat ini dipraktekan sekitar tahun 1800 sebelum Masehi di Mesopotamia. Namun, hal yang paling mendasar sebenarnya Humas terlahir karena adanya komunikasi yang tentunya komunikasi itu sendiri sudah ada sejak manusia itu ada. Tanpa disadari ilmu komunikasi yang selama ini kita pelajari di kampus bahkan kita lakukan setiap hari memang telah ada sejak manusia pertama ada yakni sejak Nabi Adam A.S, apa pengertian dari ilmu komunikasi itu sendiri? Ilmu Komunikasi adalah Proses pertukaran atau penyampaian pesan dari komunikator kepada komunikan dengan feedback atau effect melalui saluran.  Yang jika kita tahu pengertian yang paling terkenal yakni menurut Harold Laswell:
Who, Says What, In Which Channel, To Whom, With What Effect
 bahwa komunikasi tidak akan lepas dari unsur pertanyaan; siapa yang berbicara, apa yang dibicarakan, melalui media yang mana, kepada siapa kita bicara, dan effect yang seperti apa yang timbul. Maka disitulah kita bisa menyebutnya proses komunikasi. Dan dari sejak komunikasi itu ada juga dari sejak manusia ada dan unsur-unsur penting yang mendukung konsep humas ada maka disitulah humas telah diakui.
Onong Uchjana Effendy dalam bukunya bahwa Ivy Lee merupakan salah satu tokoh humas yang dianggap sebagai the father of Public Relations yang telah memikirkan dan mempraktekan Humas secara Konsepsional. Masuk pada area  definisi bahwa Hubungan Masyarakat ini memiliki problema dalam hal pengertiannya. Hubungan Masyarakat yang kita kenal dalam ejaan bahasa inggris yakni Public Relations sebenarnya kurang tepat untuk di terjemahkan sebagai ”Hubungan Masyarakat” menganal kata “masyarakat” itu sendiri seharusnya menggunakan kata “society” apa sih perbedaan dari kata ‘public’ dan ‘society’ menurut apa yang telah saya pelajari dan pahami bahwa society mengandung arti sekelompok orang atau masyarakat luas meskipun tidak memiliki kepentingan yang sama, sedangkan public mengandung arti sekelompok orang yang berkumpul dan memiliki tujuan yang sama atau kepentingan yang sama yang saling terikat. Ini pula yang menjadi masalah dalam pengertian dan pendefinisian Humas itu sendiri. Namun pada akhirnya tetap saja bahwa istilah Humas dalam bahasa inggris tetap menggunakan kata Public Relations karena lebih pantas dan lebih memaknai dari definisi Humas itu sendiri dimana definisi Humas itu sendiri adalah Komunikasi dua arah antara organisasi dengan public baik intern atau ekstern secara timbal balik dengan fungsi manajemen dalam rangka mencapai tujuan dan kepentingan yang bersama.
Fungsi Humas dalam buku Onong Uchjana Effendy yang dikutip dari Scott.M Cutlip bahwa humas itu (1) memudahkan dan menjamin arus opini yang mewakili public, (2) menasihati manajemen mengenai jalan dan menyusun kebijaksanaan atau oprasionalisasi organisasi, (3) merencanakan dan melaksanakan program-program yang dapat menimbulkan hal-hal yang menyenangkan dalam pengoprasionalisasikan kebijakan organisasi. Adapula fungsi menurut Betrand R. Canfield bahwa fungsi humas yakni :
1.      Mengabdi kepada kepentingan umum
2.      Memelihara komunikasi yang baik
3.      Menitik beratkan moral dan perilaku yang baik.
Selanjutnya ruang lingkup Hubungan Masyarakat itu sendiri terbagai menjadi 3 yakni ada Humas Pemerintahan, Humas Perusahaan dan Humas Internasional. Humas Pemerintahan sendiri terbagi dalam 2 bagian yakni ada humas pemerintahan pusat dan daerah.
Sekian artikel yang bisa saya buat semoga bermanfaat di lain waktu saya akan mencoba memposting mengenai tupoksi dan sekelumit mengenai kegiatan humas dan perbedaanny dengan marketing jadi don’t miss it ya. Buat sahabat yang ingin lebih tau banyak karena ngga sabar nunggu postingan saya selanjutnya mengani Humas atau Public Relations, sahabat bisa banyak baca buku tentang Humas seperti salah satu bukunya Prof. Onong Uchjana Effendy Hubungan Masyarakat Suatu Studi Komunikologis. Dibuku tersebut banyak sekali penjelasan mengenai humas dan cocok buat sahabat yang masih pemula dan belum memahami apa itu humas. Tapi, kalian juga bisa membaca dari berbagai buku tentang kehumasan. Terimakasih dan sampai jumpa di blog saya selanjutnya ya. Stay at My Blog.
Wassalamu’alaikum.
 


0 komentar:

Posting Komentar

 

Write Down Your Dream Than It Will Be Real Template by Ipietoon Cute Blog Design